Selamat Datang di web Prodi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir - Institut Agama Islam Negeri Kudus !

Prodi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir

Benzema, Ramadan dan Hattrick Real Madrid

Blog Single

El clasico yang mempertemukan musuh bebuyutan Barcelona dan Rael Madrid (5/4/2023) di stadium Camp Nou pada laga copa del rey menunjukan magis dari Karim Benzema yang mencetak hattrick dan menumbangkan Barca dengan skor 0-4 untuk Real Madrid. Pada pertandingan sebelumnya Real Madrid vs Real Valladolid di Liga Spanyol 2022-2023 pada Minggu 2 April 2023 Benzema juga mencetak hattrick, jadi selama Ramadan benzema telah mencetak dua hattrick sekaligus. Di bulan mulya ini pemain prancis keturunan al Jazair tersebut tetap menjalankan ibadah puasa meskipun sedang bermain di laga penentuan hidup mati untuk mencapai tiket final copa del rey.

Yang menarik bulan Ramadan tahun 2022 Benzema juga mencetak hattrick saat bertemu Chelsea dan juga sedang berpuasa. Maka Ramadan 2023 ini adalah hattrick Benzema yang kedua di bulan puasa, akankan di tahun 2024 Benzema akan mengulangi hattricknya di bulan yang sama? Tentu ini menarik untuk dinanti.    

Daya gedor Benzema yang tetep gacor meskipun sedang berpuasa adalah bukti di mana puasa tidak menghalangi seseorang untuk beraktifitas produktif. Puasa tetap mampu bekerja secara professional dan maksimal sesuai dengan profesinya masing-masing. Petani tetap berladang, pedagang tetap berjualan, orang kantoran juga tetap bekerja sebagaimana biasanya begitu juga para atlet termasuk pemain bola tetap mampu bermain bola sebagaimana biasanya.

Puasa dan Produktifitas Kinerja      

Puasa bermakna menahan imsak  dari makan dan minum serta hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari fajar sampai terbenanmnya matahari. Terkait puasa Nabi Muhammad SAW memerintahkan untuk menyegerakan berbuka dan mengahirkan sahur. Ini adalah tanda bahwa Nabi mengajarkan nilai keseimbangan, bahwa ada waktunya makan dan minum ada waktunya berpuasa. Dengan adanya perintah segera makan berbuka menunjukan tubuh membutuhkan energi supaya lekas kembali pulih dan segar untuk melanjutkan aktivitas begitu juga mengakhirkan sahur adalah cara supaya muslim memiliki energi yang cukup untuk berakitivitas di pagi sampai sore harinya. Dengan demikian puasa tidak dijadikan alasan untuk tidak  produktif dan beraktivitas sebagaimana normalnya.

Nabi pernah bersabda

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْإِفْطَارَ وَأَخَّرُوا السُّحُورَ

"Ummatku akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan makan sahur." (Musnad Ahamd:20350)

Ajaran dari Nabi di atas adalah sebuah skema supaya para pengikutnya tetap mampu beraktivitas dengan baik meskipun dalam kondisi puasa di antaranya dengan jalan menyegerakan berbuka dan mengkahirkan sahur. Nabi sendiri juga pernah membuktikan di mana di bulan puasa-lah peperangan heroik dimenangkan oleh umat Islam yang dipimpin langsung oleh Nabi seperti perang badar, perang khandak dan persitiwa fathul mekah (pembebasan kota mekah)    

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

"Bersahurlah kalian, karena didalam sahur ada barakah." (Bukhori:1789)

Nilai keberkahan dalam sahur adalah hadirnya energi untuk berkegiatan di pagi sampai sore hari. Di samping berkah berupa mendapatkan nilai kesunahan karena mengikuti perintah Nabi SAW. Jadi puasa tidak menghalangi untuk bekerja secara professional.    

Penulis : Abdul Fatah, Dosen IQT IAIN Kudus

Share this Post: