Empat Kelas Prodi IQT Menerbitkan Buku Pengembangan Bahan Ajar Madrasah
Mahasiswa Prodi IQT semester 6 dari kelas A sampai D telah berhasil menerbitkan karya buku kolaborasi dengan dosen berupa buku modul pengembangan bahan ajar al-Qur’an-Hadis. Karya ini adalah bagian dari out put maa kuliah pengembangan bahan ajar al-Qur’an. mata kuliah ini diampu oleh Dr.Salmah Faatin, M.Ag salah satu dosen yang konsen di bidang pengajaran dan pembelajaran. Terbitnya 4 karya mahasiswa dari kelas A sampai D ini adalah suatu kebanggaan dan capaian yang luar biasa di mana para mahasiswa dari kelas A sampai D mampu berkreasi dan menuliskan pemikiran mereka secara kolektif tetang bahan ajar al-Qur’an dan Hadis yang ada di madrasah baik di tingkat MI maupun MTs dan MA.
Dr. Salmah Faatin, M.Ag mengatakan bahwa out put mata kuliah ini adalah wujud hasil analisis dan pemetaan para mahasiswa terkait bahan ajar yang ada di MI, MTs dan MA apa kelebihan dan kekurangannya sehingga dengan melakukan analisis ini para mahasiswa dinilai sudah siap untuk mengajarkan al-Qur’an di sekolah-sekolah formal seperti MI, MTs atapun MA saat besok mereka sudah lulus.
“Analisis pemetaan bahan ajar di sekolah formal ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap bahan ajar yang ada, apakah sudah sesuai dengan standar ilmiah atau belum, mahasiswa juga menganalisis kelebihan dan kekurangan dari bahan ajar yang dikaji” terang Dr. Salmah Faatin, M.Ag
Sedangkan Wadek 1 bidang akademik Fakultas Ushuluddin IAIN Kudus, Dr. Abdul Karim, SS, MA mengapresiasi karya kolaborasi mahasiswa dan dosen ini.
“Ini adalah bentuk kerjasama yang edukatif untuk melatih mahasiswa menulis karya ilmiah melalui proses analisis yang mendalam, apa yang telah dilakukan bu Dr. Salmah harus menjadi teladan dan bisa diikuti para dosen lain untuk menghasilkan out put karya ilmiah dalam setiap mata kuliah yang diampu” ungkapnya saat ditemui di ruangan kerjanya.
Adapun Prof. Dr. H. Ahmad Atabik, Lc, M.S.I Dekan Fakultas Ushuluddin IAIN Kudus merespon positif hadirnya karya kolaborasi ini.
“Tentu ini (out put karya ilmiah) berdampkan baik untuk pengembangan akademik para mahasiswa, semoga tradisi ini bisa dilanjutkan dan diikuti oleh para dosen – dosen lain untuk berkarya dari hasil mata kuliah yang diajarkan”